Perhitungan Kenaikan Gaji Berkala
Perhitungan Kenaikan Gaji Berkala
Kenaikan Gaji Berkala (KGB) adalah kenaikan gaji pokok yang diberikan kepada PNS setiap 2 tahun sekali. Kenaikan Gaji Berkala diberikan jika masa kerja golongan (masa kerja yang tercantum pada SK) mencapai masa kerja pada tabel gaji dimana kenaikan gaji berkala diberikan. Masa kerja tersebut adalah jumlah tahun yang bulat dan dapat berupa ganjil atau genap. Adapun tahun ganjil atau genap dimaksud sesuai dengan pangkat/golongan yang bersangkutan sebagaimana tercantum pada lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024. Jika baris gaji pokok berisi nominal gaji, maka pada masa kerja yang tercantum pada kolom masa kerja tersebutlah seorang PNS diberikan kenaikan gaji berkala. Contoh : 12 Tahun 0 Bulan, 3 Tahun 0 Bulan dll.
Untuk melakukan perhitungan kenaikan gaji berkala dapat dilakukan dengan 4 cara yaitu
- Perhitungan dari Kenaikan Gaji Berkala terakhir
- Perhitungan dari Kenaikan Pangkat Terakhir
- Perhitungan dari Pengangkatan sebagai CPNS atau sebagai PNS
- Perhitungan dari Peninjauan Masa Kerja
Keempat cara tersebut menghasilkan nilai yang sama jika dilakukan dengan benar. Oleh karena itu untuk melakukan cross check jika ada kesalahan perhitungan bisa menggunakan beberapa cara tersebut.
1. Perhitungan dari Kenaikan Gaji Berkala terakhir
- Cara ini adalah cara yang paling mudah
- Cek terhitung mulai tanggal (TMT) pada surat Kenaikan Gaji Berkala terakhir
- TMT gaji berkala baru adalah TMT pada surat KGB terakhir ditambah 2 tahun 0 bulan
- Masa kerja golongan gaji (MKG) berkala baru adalah masa kerja pada surat KGB terakhir ditambah 2 tahun 0 bulan
- Gaji pokok sesuai dengan tabel gaji pada Peraturan Pemerintah tentang Gaji
Contoh 1 :
Seorang PNS golongan III/a, KGB terakhir TMT 1 Januari 2025 masa kerja 18 tahun 0 bulan. kapan KGB berikutnya?
- TMT KGB baru = 1 Januari 2025 + 2 Tahun 0 Bulan = 2025 th 1 bl + 2 th 0 bl = 2027 th 1 bl = 1 Januari 2027
- Masa kerja KGB baru = 18 th 0 bl + 2 th 0 bl = 20 tahun 0 bulan
- Jadi, KGB berikutnya di TMT 1 Januari 2027 dengan masa kerja golongan (MKG) 20 tahun 0 bulan.
- Gaji pokok sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 adalah Rp. 3.798.500,-
Contoh 2 :
Seorang PNS golongan II/c, KGB terakhir TMT 1 Maret 2025 masa kerja 23 tahun 0 bulan. Kapan KGB berikutnya?
- TMT KGB baru = 1 Maret 2025 + 2 tahun 0 bulan = 2025 th 3 bl + 2 th 0 bl = 2027 th 3 bl = 1 Maret 2027
- Masa kerja KGB baru = 23 th 0 bl + 2 th 0 bl = 25 tahun 0 bulan
- Jadi, KGB berikutnya di TMT 1 Maret 2027 dengan MKG 25 tahun 0 bulan.
- Gaji pokok sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 adalah Rp. 3.496.400,-
2. Perhitungan dari Kenaikan Pangkat terakhir
- Cara ini yang paling umum digunakan
- Cek TMT dan masa kerja golongan (MKG) pada SK kenaikan pangkat terakhir
- Cari masa kerja KGB terdekat sesuai golongan yang bersangkutan pada tabel PP gaji (masa kerja dimana terdapat nominal gajinya). Itulah MKG KGB baru.
- Kurangi masa kerja KGB terdekat tersebut dengan MKG pada SK kenaikan pangkat terakhir
- Tambahkan hasil pengurangan tersebut ke TMT SK kenaikan pangkat terakhir. Itulah TMT KGB baru.
- Apabila TMT MKG KGB baru lebih lama dari tanggal hari ini, tambahkan 2 tahun 0 bulan TMT KGB baru sampai TMT tersebut lebih baru dari tanggal hari ini. MKG KGB baru juga ditambah 2 tahun 0 bulan.
- Gaji pokok sesuai dengan tabel gaji pada Peraturan Pemerintah tentang Gaji
Contoh 1 :
Seorang PNS memiliki SK kenaikan pangkat ke III/c TMT 1 Maret 2026 dengan MKG 19 tahun 8 bulan. Kapan KGB berikutnya?
- Gol. III/c, TMT 1 Maret 2026, MKG 19 tahun 8 bulan
- MKG KGB terdekat Gol. III/c sesuai PP Gaji = 20 tahun 0 bulan
- MKG KGB terdekat - MKG pada SK kenaikan pangkat terakhir = 20 tahun 0 bulan - 19 tahun 8 bulan =19 th 12 bl -19 th 8 bl = 0 tahun 4 bulan (untuk memudahkan perhitungan, karena bulan pengurang lebih besar dari bulan yang dikurangi, maka tahun dikurangi 1 dan bulan ditambah 12. 20 tahun 0 bulan --> 19 tahun 12 bulan)
- TMT KGB baru = TMT SK kenaikan pangkat terakhir + hasil pengurangan = 1 Maret 2026 + 0 tahun 4 bulan = 2026 th 4 bl + 0 th 4 bl = 2026 th 8 bl = 1 Agustus 2026
- Gaji pokok pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, gol III/c MKG 20 th 0 bl = Rp. 4.126.600,-
Jadi, KGB berikutnya TMT 1 Agustus 2026 dengan MKG 20 tahun 0 bulan dan gaji pokok Rp. 4.126.600,-
Contoh 2 :
Seorang PNS memiliki SK kenaikan pangkat ke III/b TMT 1 April 2024 dengan MKG 11 tahun 3 bulan. Kapan KGB berikutnya?
- Gol. III/b, TMT 1 April 2024, MKG 11 tahun 3 bulan
- MKG KGB terdekat Gol. III/b sesuai PP Gaji = 12 tahun 0 bulan
- MKG KGB terdekat - MKG pada SK kenaikan pangkat terakhir = 12 tahun 0 bulan - 11 tahun 3 bulan = 11 th 12 bl - 11 th 3 bl = 0 tahun 9 bulan
- TMT KGB baru = TMT SK kenaikan pangkat terakhir + hasil pengurangan = 1 April 2024 + 0 tahun 9 bulan = 2024 th 4 bl + 0 th 9 bl = 2024 th 13 bl = 2025 th 01 bl = 1 Januari 2025 (2024 th 13 bl dirubah menjadi 2025 th 01 bl karena tidak ada bulan 13. Perhitungannya adalah tahun + 1 dan bulan - 12)
- Karena TMT KGB baru 1 Januari 2025 sudah lewat (lebih lama dari tanggal hari ini, contoh 20 Februari 2026) maka TMT KGB baru ditambah 2 tahun 0 bulan. 1 Januari 2025 + 2 tahun 0 bulan = 1 Januari 2027
- MKG KGB baru juga ditambah 2 tahun 0 bulan. 12 tahun 0 bulan + 2 tahun 0 bulan = 14 tahun 0 bulan
- Gaji pokok pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, gol III/b MKG 14 th 0 bl = Rp. 3.607.500,-
Jadi, KGB berikutnya TMT 1 Januari 2027 dengan MKG 14 tahun 0 bulan dan gaji pokok Rp. 3.607.500,-
3. Perhitungan dari Pengangkatan sebagai CPNS atau sebagai PNS
- Tentukan tanggal hari ini. Contoh : 20 Februari 2026, ditulis sebagai 2026 tahun 2 bulan atau 2026 th 2 bl
- Cari MKG sementara 1, yaitu tanggal hari ini dikurangi TMT CPNS atau TMT PNS
- Perpindahan dari Gol. I ke Gol II MKG dikurangi 6 tahun dan perpindahan dari Gol. II ke Gol. III. dikurangi 5 tahun. Jadi jika yang bersangkutan menduduki Gol II/c pada SK CPNS/PNS dan saat ini menduduki Gol. III/c maka MKG sementara 1 dikurangi 5 tahun. Jika yang bersangkutan menduduki Gol. I/c pada SK CPNS/PNS dan saat ini menduduki Gol. III/b maka MKG sementara 1 dikurangi 6 tahun kemudian dikurangi lagi 5 tahun. Kita sebut ini sebagai MKG sementara 2
- Tambahkan masa kerja yang tertera pada SK CPNS/SK PNS ke MKG Sementara 2. Kita sebut ini sebagai MKG sementara 3
- Cari masa kerja KGB terdekat dari MKG sementara 3 sesuai golongan yang bersangkutan saat ini pada tabel PP gaji. Itulah MKG KGB baru.
- Kurangi MKG KGB baru dengan MKG sementara 3
- TMT KGB Baru = tanggal hari ini + hasil pengurangan
- Gaji pokok sesuai dengan tabel gaji pada Peraturan Pemerintah tentang Gaji
Contoh 1 :
Si Fulan diangkat sebagai CPNS TMT 1 Januari 2011 dalam Gol. II/c dengan masa kerja golongan 3 tahun 0 bulan. Saat ini si Fulan menduduki Gol. III/b. Hari ini tanggal 20 Februari 2026. Kapan si Fulan mengapat KGB terdekat ?
- Tanggal hari ini = 20 Februari 2026 = 2026 tahun 2 bulan
- TMT CPNS = 1 Januari 2011 = 2011 tahun 1 bulan
- MKG SK CPNS = 3 tahun 0 bulan
- MKG Sementara 1 = tanggal hari ini - TMT SK CPNS = 2026 th 2 bl - 2011 th 1 bl = 15 tahun 1 bulan
- MKG Sementara 2 = MKG Sementara 1 - perpindahan II/c ke III/b (5 tahun 0 bl) = 15 Th 1 bl - 5 th 0 bl = 10 tahun 1 bulan
- MKG Sementara 3 = MKG Sementara 2 + MKG SK CPNS = 10 th 1 bl + 3 th 0 bl = 13 tahun 1 bulan
- MKG KGB terdekat MKG Sementara 3 untuk Gol. III/b sesuai PP Gaji = 14 tahun 0 bulan
- Kurangi MKG KGB baru dengan MKG sementara 3 = 14 th 0 bl - 13 th 1 bl = 13 th 12 bl - 13 th 1 bl = 0 tahun 11 bulan
- TMT KGB baru = tanggal hari ini + hasil pengurangan = 2026 th 2 bl + 0 th 11 bl = 2026 th 13 bl = 2027 th 1 bl = 1 Januari 2027
- Gaji pokok pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, gol III/b MKG 14 th 0 bl = Rp. 3.607.500,-
Jadi, KGB berikutnya TMT 1 Januari 2027 dengan MKG 14 tahun 0 bulan dan gaji pokok Rp. 3.607.500,-
Contoh 2 :
Si Abdul diangkat dari CPNS menjadi PNS TMT 1 Januari 2012 dalam Gol. II/c dengan MKG 5 tahun 0 bulan. Saat ini si Abdul menduduki Gol. III/c. Hari ini tanggal 20 Februari 2026. Kapan si Abdul mendapat KGB terdekat ?
- Tanggal hari ini = 20 Februari 2026 = 2026 tahun 2 bulan
- TMT PNS = 1 Januari 2012 = 2012 tahun 1 bulan
- MKG SK PNS = 5 tahun 0 bulan
- MKG Sementara 1 = tanggal hari ini - TMT SK PNS = 2026 th 2 bl - 2012 th 1 bl = 14 tahun 1 bulan
- MKG Sementara 2 = MKG Sementara 1 - perpindahan II/c ke III/c (5 tahun 0 bl) = 14 Th 1 bl - 5 th 0 bl = 9 tahun 1 bulan
- MKG Sementara 3 = MKG Sementara 2 + MKG SK PNS = 9 th 1 bl + 5 th 0 bl = 14 tahun 1 bulan
- MKG KGB terdekat MKG Sementara 3 untuk Gol. III/c sesuai PP Gaji = 16 tahun 0 bulan
- Kurangi MKG KGB baru dengan MKG sementara 3 = 16 th 0 bl - 14 th 1 bl = 15 th 12 bl - 14 th 1 bl = 1 tahun 11 bulan
- TMT KGB baru = tanggal hari ini + hasil pengurangan = 2026 th 2 bl + 1 th 11 bl = 2027 th 13 bl = 2028 th 1 bl = 1 Januari 2028
- Gaji pokok pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, gol III/c MKG 16 th 0 bl = Rp. 3.878.500,-
Jadi, KGB berikutnya TMT 1 Januari 2028 dengan MKG 16 tahun 0 bulan dan gaji pokok Rp. 3.878.500,-
4. Perhitungan dari Peninjauan Masa Kerja
- Gunakan cara ini untuk dicrosscheck dengan cara lain diatas jika seorang PNS pernah mendapat peninjauan masa kerja
- Tentukan tanggal hari ini. Contoh : 20 Februari 2026, ditulis sebagai 2026 tahun 2 bulan atau 2026 th 2 bl
- Tentukan TMT Peninjauan Masa Kerja (PMK) dan MKG PMK
- Cari MKG sementara 1, yaitu tanggal hari ini dikurangi TMT SK PMK
- Perpindahan dari Gol. I ke Gol II MKG dikurangi 6 tahun dan perpindahan dari Gol. II ke Gol. III. dikurangi 5 tahun. Jadi jika yang bersangkutan menduduki Gol II/c pada SK PMK dan saat ini menduduki Gol. III/c maka MKG sementara 1 dikurangi 5 tahun. Jika yang bersangkutan menduduki Gol. I/c pada SK PMK dan saat ini menduduki Gol. III/b maka MKG sementara 1 dikurangi 6 tahun kemudian dikurangi lagi 5 tahun. Kita sebut ini sebagai MKG sementara 2
- Tambahkan MKG yang tertera pada SK PMK ke MKG Sementara 2. Kita sebut ini sebagai MKG sementara 3
- Cari masa kerja KGB terdekat dari MKG sementara 3 sesuai golongan yang bersangkutan saat ini pada tabel PP gaji. Itulah MKG KGB baru.
- Kurangi MKG KGB baru dengan MKG sementara 3
- TMT KGB Baru = tanggal hari ini + hasil pengurangan
- Gaji pokok sesuai dengan tabel gaji pada Peraturan Pemerintah tentang Gaji
Contoh :
Anto memperoleh SK PMK Gol III/a, TMT 1 Maret 2022, MKG 16 tahun 7 bulan. Saat ini Anto menduduki gol III/b. Hari ini tanggal 20 Februari 2026. Kapan Anto mengapat KGB terdekat ?
- Tanggal hari ini = 20 Februari 2026 = 2026 tahun 2 bulan
- TMT SK PMK = 1 Maret 2022 = 2022 tahun 3 bulan
- MKG SK PMK= 16 tahun 7 bulan
- MKG Sementara 1 = tanggal hari ini - TMT SK PMK = 2026 th 2 bl - 2022 th 3 bl = 2025 th 14 bl - 2022 th 3 bl = 3 tahun 11 bulan
- Tidak ada perpindahan golongan sehingga MKG Sementara 2 = MKG Sementara 1 = 3 tahun 11 bulan
- MKG Sementara 3 = MKG Sementara 2 + MKG SK PMK = 3 th 11 bl + 16 th 7 bl = 19 th 18 bl = 20 tahun 6 bulan
- MKG KGB terdekat MKG Sementara 3 untuk Gol. III/b sesuai PP Gaji = 22 tahun 0 bulan
- Kurangi MKG KGB baru dengan MKG sementara 3 = 22 th 0 bl - 20 th 6 bl = 21 th 12 bl - 20 th 6 bl = 1 tahun 6 bulan
- TMT KGB baru = tanggal hari ini + hasil pengurangan = 2026 th 2 bl + 1 th 6 bl = 2027 th 8 bl = 1 Agustus 2027
- Gaji pokok pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, gol III/b MKG 22 th 0 bl = Rp. 4.083.900,-
Jadi, KGB berikutnya TMT 1 Agustus 2027 dengan MKG 22 tahun 0 bulan dan gaji pokok Rp. 4.083.900,-
Informasi lebih lanjut tentang kenaikan gaji berkala dapat menghubungi :
Ariefianto Ajie
Bidang Administrasi Kepegawaian, BKPSDM Kab. Kebumen
Nomor Telepon (0287) 381447, 381410, 384264 Pesawat 221
Mohon untuk dapat mengisi Survei Kepuasan Masyarakat di bawah ini :
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT
File Terkait:
-- Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024-- Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977
