BKPSDM Kabupaten Kebumen Ikuti Webinar BKN Menyapa ASN Seri 38 tentang Pembinaan Jabatan Fungsional
BKPSDM Kabupaten Kebumen Ikuti Webinar BKN Menyapa ASN Seri 38 tentang Pembinaan Jabatan Fungsional
Kebumen, Rabu (6/8/2026) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kebumen mengikuti kegiatan BKN Menyapa ASN Seri 38 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara daring pada Rabu, 6 Agustus 2026.
Mengusung tema "Pembinaan Jabatan Fungsional: Mewujudkan Jabatan Fungsional yang Profesional, Kompeten, dan Berdaya Saing", webinar ini menjadi wadah bagi instansi pemerintah untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebijakan dan arah pembinaan Jabatan Fungsional di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara, yaitu Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. selaku Kepala BKN, Dr. Herman, M.Si. selaku Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, serta Dr. Samsul Hidayat, S.S., M.PSDM. selaku Direktur Pengembangan Talenta dan Karier Aparatur Sipil Negara.
Melalui webinar ini, peserta memperoleh informasi mengenai penguatan pembinaan Jabatan Fungsional sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan profesionalisme ASN, pengembangan kompetensi, pengelolaan karier berbasis kinerja, serta upaya menciptakan ASN yang adaptif dan mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin dinamis.
Keikutsertaan BKPSDM Kabupaten Kebumen dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus memperbarui wawasan dan meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan manajemen ASN, khususnya terkait pembinaan Jabatan Fungsional. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan manajemen kepegawaian di Kabupaten Kebumen sehingga mampu mendukung terwujudnya ASN yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui kegiatan BKN Menyapa ASN Seri 38, BKPSDM Kabupaten Kebumen terus mendukung transformasi manajemen ASN sesuai arah kebijakan nasional serta mendorong terciptanya birokrasi yang semakin efektif, adaptif, dan berkinerja tinggi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
