Pembukaan Penguatan Nilai dan Etika CPNS Kabupaten Kebumen Angkatan Kedua
Pembukaan Penguatan Nilai dan Etika CPNS Kabupaten Kebumen Angkatan Kedua
Pemerintah Kabupaten Kebumen secara resmi membuka kegiatan Penguatan Nilai dan Etika bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kebumen Angkatan Kedua yang dilaksanakan pada 26–28 Maret 2026 di Kampus Geologi Luk Ulo Karangsambung.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 158 peserta yang terdiri dari CPNS dan PNS dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas, profesional, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen, Edi Rianto, ST, MT, Kepala BKPSDM Kabupaten Kebumen, Moh. Amirudin, S.IP., M.M, Camat Karangsambung, Siti Nuriatun Faoziyah, S.Ag., M.Si, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Mukhsinul Mubarok, S.Pd., M.Si, serta Manajer Kampus Geologi Luk Ulo Karangsambung.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen menegaskan bahwa pembekalan nilai integritas, etika, dan tanggung jawab sejak awal menjadi fondasi penting bagi CPNS dalam menjalankan peran sebagai ASN. Dengan bekal tersebut, para CPNS diharapkan tidak hanya memahami aturan birokrasi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu bekerja dengan semangat melayani.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi ASN Kebumen yang kuat secara mental, tertib dan rapi dalam bekerja, serta mampu memberikan dampak nyata melalui pelayanan publik yang lebih cepat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi pembinaan, mulai dari penanaman disiplin, pembinaan fisik, hingga penguatan pola pikir sebagai pelayan masyarakat. Tidak hanya teori di dalam kelas, peserta juga dibekali keterampilan teknis yang relevan dengan tugas-tugas pemerintahan.
Melalui kegiatan ini diharapkan para CPNS mampu memahami bahwa menjadi ASN bukan sekadar bekerja, tetapi juga sebuah bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
