RAPAT KOORDINASI KEMITRAAN STRATEGIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI JAWA TENGAH 2025 DIGELAR DI SURAKARTA
RAPAT KOORDINASI KEMITRAAN STRATEGIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI JAWA TENGAH 2025 DIGELAR DI SURAKARTA
Surakarta, 2 Desember 2025 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jawa Tengah resmi membuka Rapat Koordinasi Kemitraan Strategis Pengembangan Kompetensi Jawa Tengah Tahun 2025 pada 2–4 Desember 2025 bertempat di Hotel Sunan Surakarta. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah.
Acara dibuka oleh Kepala BPSDMD Jawa Tengah, Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan arahan mengenai arah kebijakan pengembangan kompetensi ASN pada tahun 2025. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya transformasi pembelajaran dan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan ASN yang profesional dan adaptif.
“Pengembangan kompetensi ASN membutuhkan kemitraan strategis yang kuat. Melalui rapat koordinasi ini, kita berharap terbangun ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Dr. Uswatun Hasanah.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertema “Mewujudkan ASN Pembelajar melalui Ekosistem Pembelajaran Berbasis Teknologi” oleh Dr. Dewi Setyorini, M.Si., Psikolog. Dalam materinya, Dr. Dewi memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran ASN, termasuk integrasi platform digital, penguatan budaya belajar, serta pengembangan kemampuan literasi digital. Beliau juga menegaskan bahwa ASN masa kini harus memiliki kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna memberikan layanan publik yang responsif dan berkualitas.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala BKPSDM, BKD, BKPPD Kabupaten/Kota se Jawa Tengah sekaligus mitra strategis penyelenggaraan diklat dr kabupaten/kota. Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian diskusi, sosialisasi diklat pemerintahan dalam negeri dari bandiklat kemendagri, penyelarasan program 2026, evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan yg bekerjasama dg BPSDM Provinsi Jateng, hingga desk terkait rencana pengembangan kompetensi ASN tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga 4 Desember 2025 ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat kapasitas ASN Jawa Tengah demi pelayanan publik yang lebih profesional dan unggul.
