Bupati Kebumen Melantik dan Mengambil Sumpah/Janji 242 Guru PNS Yang Diberikan Penugasan Sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen
Bupati Kebumen Melantik dan Mengambil Sumpah/Janji 242 Guru PNS Yang Diberikan Penugasan Sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen
KEBUMEN – Bertempat di Pendopo Kabumian pada hari Sabtu, 2 Mei 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Kebumen melantik dan mengambil sumpah/janji terhadap 242 Guru PNS yang diberikan penugasan sebagai Kepala Sekolah. Jumlah tersebut terdiri dari 211 Kepala SD dan 31 Kepala SMP yang akan bertugas di berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen.
Pelantikan ini dilaksanakan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah, baik di jenjang SD maupun SMP, guna memastikan keberlangsungan manajemen pendidikan yang efektif di masing-masing satuan pendidikan. Dengan terisinya posisi tersebut, diharapkan roda organisasi sekolah dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momen penting bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kebumen. Ia menegaskan bahwa proses promosi dan penugasan kepala sekolah telah dilakukan secara terbuka, transparan, dan tanpa diskriminasi, sehingga menghasilkan pemimpin-pemimpin sekolah yang kompeten dan berintegritas.
Lebih lanjut, Bupati berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah, baik dalam sikap, kedisiplinan, maupun kinerja. Kepala sekolah juga dituntut mampu mengelola program secara efektif, efisien, dan akuntabel, terutama dalam pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Selain itu, para kepala sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Peran aktif masyarakat dan orang tua juga perlu terus didorong sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang kolaboratif, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
