Bimtek PPRG Dorong Perencanaan Berbasis Gender Di Kebumen
Bimtek PPRG Dorong Perencanaan Berbasis Gender Di Kebumen
Kebumen – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Co-Working Space Setda Kebumen. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Perangkat Daerah (PD) se-Kabupaten Kebumen.
Kegiatan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah terkait pentingnya integrasi perspektif gender dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Hal tersebut sejalan dengan upaya pengarusutamaan gender (PUG) dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Kepala Dinsos P3A Kabupaten Kebumen, Yunita Prasetyani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami dan mendalami konsep PUG, serta mampu menerapkannya tidak hanya dalam dokumen perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia juga menekankan bahwa implementasi PPRG merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung pencapaian visi dan misi Bupati Kebumen sebagaimana tertuang dalam RPJMD.
Pada sesi materi, narasumber pertama, Budi Jatmiko, S.Pd., M.Pd., selaku Perencana Ahli Madya Bapperida Kabupaten Kebumen, memaparkan mengenai konsep dasar gender serta pentingnya perspektif gender dalam perencanaan pembangunan. Ia juga menekankan perlunya penggunaan data terpilah gender sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan agar program yang dihasilkan lebih tepat sasaran.
Sementara itu, narasumber kedua, Ika Kusuma Siswandari, SE, M.Kes, yang juga merupakan Gender Champion Kabupaten Kebumen Tahun 2024, menyampaikan materi mengenai internalisasi gender dalam dokumen perencanaan. Dalam paparannya, ia menjelaskan tentang konsep anggaran responsif gender (ARG) serta teknis penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS). Peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara penyusunan GAP dan GBS dalam bentuk narasi yang sistematis dan berbasis pada permasalahan nyata serta data terpilah gender.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PD di Kabupaten Kebumen dapat mulai mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran, sehingga program dan kegiatan yang dilaksanakan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat secara adil dan merata.
