BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH

Kabupaten Kebumen

Kepala BKD Kab. Kebumen


SUPRIYANDONO,S.H

Salam Kepegawaian!

Kalender

Juni 2018
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

66 PNS Mendapat SK Pensiunan

KEBUMEN-Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen dilaksanakan penyerahan SK Pensiun TMT 1 Maret 2015, Selasa (6/1/2015). Sebanyak 66 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen terdiri dari guru dan non guru menerima SK Pensiun secara simbolis yang diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Djuwarni Amd Pd.

PNS yg memasuki masa pensiun TMT 1 Januari 2015 sejumlah 16 PNS, TMT 1 Februari 2015 sejumlah 18 PNS, TMT 1 Maret 2015 seiumlah 17 PNS, TMT 1 April 2015 sejumlah 15 PNS.

Hadir mendampingi wakil Bupati Kebumen, Sekretaris Daerah Kebumen H Adi Pandoyo SH MSi, Kepala SKPD, Pimpinan PT TASPEN Purwokerto,Pimpinan Bank BTPN Cabang Kebumen, Pimpinan BPJS Kesehatan Kabupaten kebumen dan Ketua PWRI Cabang Kebumen.

Dalam Sambutannya, wakil Bupati Kebumen Hj Djuwarni Amd Pd menyampaikan bahwa pensiun diberikan sebagai jaminan hari tua, sekaligus penghargaan atas jasa-jasanya sebagai pegawai selama bertahun-tahun melaksanakan tugas dinas dalam pemerintahan. Meskipun merupakan akhir dari perjalanan karier, namun pensiun sesungguhnya babak lanjutan pengabdian total kepada masyarakat, bangsa dan negara. Jangan berpandangan bahwa setelah pensiun sudah tidak lagi mampu berkarya, dan sudah berakhir segala-galanya. Tetapi justru dengan pensiun akan memiliki banyak waktu untuk dapat berkarya lebih baik lagi, sehingga dapat memberikan manfaat serta menjadi teladan bagi masyarakat.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan sosialisasi Ketaspenan dan BPJS kesehatan dilingkungan Kebumen.(admin)

Kepala BKN : Seberapa Besar Komitmen Organisasi untuk Pengembangan SDM?

Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat menjadi pembicara dalam Seminar Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (16/12/2015). (Doc:Kis)

Humas BKN, “Apa yang menjadi faktor utama atau terpenting dalam sebuah organisasi, dan seberapa besar komitmen atau perhatian kita akan faktor terpenting tersebut?”. Dua pertanyaan tersebut diajukan oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat menjadi pembicara dalam Seminar Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (16/12/2015). Menjawab pertanyaan pertama, para audien menjawab dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Adapun menanggapi jawaban kedua, audien nampak kebingungan untuk menjawabnya. Bima menjelaskan bahwa semua sepakat akan pentingnya peran manusia dalam organisasi, namun mengapa peningkatan dan pengembangan SDM dalam organisasi menjadi bagian paling akhir ketika adanya penghematan, justru biaya diklat menjadi pos pertama penghematan. Oleh karenanya, Bima mengharapkan agar pejabat BNN bisa memperhatikan pengembangan SDM di instansinya untuk perkembangan organisasi ke depan.

Bima juga menambahkan bahwa kemampuan dalam bahasa asing dan pemahaman teknologi juga mutlak diperlukan bagi terlebih BNN sangat erat dengan pemberantasan peredaran narkoba lintas Negara. “Kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat mutlak jika kita ingin berkancah di tingkat global. Apabila kemampuan bahasa asing tidak ada, maka lupakan berkancah di dunia global,” tegas Bima. Bima menambahkan bahwa sebagai faktor terpenting dalam organisasi, pengelolaan SDM perlu dilakukan secara efektif, terencana dan terarah, sehingga apabila hal-hal itu dapat dilakukan, maka SDM profesional diharapkan akan muncul di dalam organisasi. fuad