BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH

Kabupaten Kebumen

Sosialisasi BPJS Kesehatan di Lingkungan Pemkab Kebumen Tahun 2015

 Pemerintah Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan Kantor Cabagn BPJS Kesehatan Kebumen mengadakan sosialisasi program Jaminan Kesehatan Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen Tahun 2015.

Acara dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Maret 2015 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Narasumber adalah Pejabat dari BPJS Kesehatan Bapak Suwarto dan Kabid Pengembangan dan Pembinaan Pegawai BKD Kabupaten Kebumen. Adapun peserta yang diundang adalah Pejabat Pengelola Kepegawaian dari Dinas, Badan, Kantor, Bagian Sekda, Kecamatan dan UPTD Dikpora se- Kabupaten Kebumen.

Materi sosialisasi dapat diunduh disini, atau  diunduh mirror ini

31 CPNS Terima SK Pengangkatan

Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen —- Sebanyak 31 Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan Pemkab kebumen  menerima surat pengangkatan CPNS.   Mereka adalah peserta  seleksi CPNS formasi  2014 yang telah dinyatakan lulus  seleksi .  Penyerahan SK Bupati  oleh Sekretaris Daerah Kabupaten kebumen  H Adi  Pandoyo, SH,M.Si di Pendopo Bupati, Senin ( 16/3). 

Bupati Kebumen dalam sambutannya Yang dibacakan Sekda  H Adi  Pandoyo, SH,M.Si mengingatkan  bahwa  keputusan untuk menjadi seorang CPNS berarti keputusan untuk mengabdi kepada masyarakat, dimana  selain sebagai  abdi negara, PNS  juga sebagai abdi masyarakat. Sehingga  PNS/CPNS harus melayani dan mengabdikan diri kepada masyarakat

 

Ditambahkan juga terkait kewajiban dan larangan sebagai seorang PNS juga   telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam Peraturan Pemerintah tersebut terdapat kewajiban yang harus dilaksanakan dan larangan yang harus dihindari oleh seorang CPNS maupun PNS.  Dan apabila terbukti melanggar aturan dan tidak memenuhi kewajiban yang diatur dalam PP tersebut, maka dapat diambil tindakan administratif sampai dengan diberhentikan dengan tidak hormat. Untuk itu Bupati berpesan  agar menghindari perbuatan yang dapat mencoreng Korps Pegawai Negeri Sipil ,  karena hal ini sangat merugikan PNS secara umum maupun diri sendiri.

Data  Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten  Kebumen menunjukan jumlah CPNS formasi tahun 2014 sebanyak 31, dengan rincian formasi yaitu Tenaga Kesehatan sebanyak 23 dan Tenaga Teknis/ Administrasi sebanyak 8. 

Mulai tahun 2014,  dalam penerimaan CPNS, pemerintah menggunakan Sistem Seleksi CPNS Nasional Terintegrasi, yang didasarkan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2013 tentang Passing Grade Tes Kompetensi Dasar.  Dimana proses rekruitmen CPNS dengan metode single entry dan sistem Comput Assisted Tes (CAT).  Sistem tersebut  bertujuan untuk membangun proses pendaftaran CPNS yang terintegrasi, transparan, akuntabel, dan objektif. Selain itu juga untuk meningkatkan kepercayaan publik dalam proses rekruitmen CPNS, serta meningkatkan effisiensi dan efektifitas. Termasuk juga  untuk memberikan kemudahan dan kesempatan yang luas bagi peserta test untuk melakukan pendaftaran CPNS di instansi yang dipilih. -nn 

 

sumber : http://www.kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/3275

66 PNS Mendapat SK Pensiunan

KEBUMEN-Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen dilaksanakan penyerahan SK Pensiun TMT 1 Maret 2015, Selasa (6/1/2015). Sebanyak 66 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen terdiri dari guru dan non guru menerima SK Pensiun secara simbolis yang diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Djuwarni Amd Pd.

PNS yg memasuki masa pensiun TMT 1 Januari 2015 sejumlah 16 PNS, TMT 1 Februari 2015 sejumlah 18 PNS, TMT 1 Maret 2015 seiumlah 17 PNS, TMT 1 April 2015 sejumlah 15 PNS.

Hadir mendampingi wakil Bupati Kebumen, Sekretaris Daerah Kebumen H Adi Pandoyo SH MSi, Kepala SKPD, Pimpinan PT TASPEN Purwokerto,Pimpinan Bank BTPN Cabang Kebumen, Pimpinan BPJS Kesehatan Kabupaten kebumen dan Ketua PWRI Cabang Kebumen.

Dalam Sambutannya, wakil Bupati Kebumen Hj Djuwarni Amd Pd menyampaikan bahwa pensiun diberikan sebagai jaminan hari tua, sekaligus penghargaan atas jasa-jasanya sebagai pegawai selama bertahun-tahun melaksanakan tugas dinas dalam pemerintahan. Meskipun merupakan akhir dari perjalanan karier, namun pensiun sesungguhnya babak lanjutan pengabdian total kepada masyarakat, bangsa dan negara. Jangan berpandangan bahwa setelah pensiun sudah tidak lagi mampu berkarya, dan sudah berakhir segala-galanya. Tetapi justru dengan pensiun akan memiliki banyak waktu untuk dapat berkarya lebih baik lagi, sehingga dapat memberikan manfaat serta menjadi teladan bagi masyarakat.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan sosialisasi Ketaspenan dan BPJS kesehatan dilingkungan Kebumen.(admin)

Kepala BKN : Seberapa Besar Komitmen Organisasi untuk Pengembangan SDM?

Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat menjadi pembicara dalam Seminar Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (16/12/2015). (Doc:Kis)

Humas BKN, “Apa yang menjadi faktor utama atau terpenting dalam sebuah organisasi, dan seberapa besar komitmen atau perhatian kita akan faktor terpenting tersebut?”. Dua pertanyaan tersebut diajukan oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat menjadi pembicara dalam Seminar Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (16/12/2015). Menjawab pertanyaan pertama, para audien menjawab dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Adapun menanggapi jawaban kedua, audien nampak kebingungan untuk menjawabnya. Bima menjelaskan bahwa semua sepakat akan pentingnya peran manusia dalam organisasi, namun mengapa peningkatan dan pengembangan SDM dalam organisasi menjadi bagian paling akhir ketika adanya penghematan, justru biaya diklat menjadi pos pertama penghematan. Oleh karenanya, Bima mengharapkan agar pejabat BNN bisa memperhatikan pengembangan SDM di instansinya untuk perkembangan organisasi ke depan.

Bima juga menambahkan bahwa kemampuan dalam bahasa asing dan pemahaman teknologi juga mutlak diperlukan bagi terlebih BNN sangat erat dengan pemberantasan peredaran narkoba lintas Negara. “Kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat mutlak jika kita ingin berkancah di tingkat global. Apabila kemampuan bahasa asing tidak ada, maka lupakan berkancah di dunia global,” tegas Bima. Bima menambahkan bahwa sebagai faktor terpenting dalam organisasi, pengelolaan SDM perlu dilakukan secara efektif, terencana dan terarah, sehingga apabila hal-hal itu dapat dilakukan, maka SDM profesional diharapkan akan muncul di dalam organisasi. fuad