Kabupaten Kebumen
KEPALA BKPPD KAB. KEBUMEN

Drs. ASEP NURDIANA, M.Si.

Uncategorized

Kebumen Raih Inagara ; Jumlah Inovasi Publik 188 Buah

KEBUMEN – Berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diluncurkan di kabupaten berslogan Beriman ini mengantarkan Kebumen meraih penghargaan inovasi administrasi negara (Inagara).

Penghargaan tersebut diberikan Lembaga Administrasi Negara (LAN) atas prestasi pemkab Kebumen dalam menciptakan terobosan atau inovasi terkait pelayanan publik (Inovik).

Bupati Yahya Fuad didampingi Wakil Bupati Yazid Mahfudz mengapresiasi prestasi pemkab Kebumen dalam bidang pelayanan publik tersebut.

“Kami berharap dapat menjadi pemicu dalam melayani masyarakat agar lebih baik lagi,” kata Bupati Fuad yang diamini Wakil Bupati Yazid di pendapa rumah dinas bupati usai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Kebumen, Sabtu (1/10).

Dalam kesempatan tersebut, bupati dan wakil bupati menunjukkan piala dan piagam penghargaan Inagara yang baru diterima di Jakarta baru-baru ini. Turut menyaksikan Sekda Adi Pandoyo serta para pejabat di lingkungan pemkab.

Bupati Fuad menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yang terus semangat dan kreatif dalam menciptakan berbagai inovasi pelayanan publik.

Dekatkan Pelayanan

Selanjutnya Bupati Fuad meminta agar berbagai inovasi publik tersebut segera diaplikasikan. “Muaranya tentu untuk memberikan kemudahan serta mendekatkan pelayanan bagi masyarakat Kebumen,” imbuhnya.

Berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diluncurkan di Kebumen, antara lain nota kesepahaman bersama atau MoU sertifikat tanah untuk seribu UMKM (Muttu 1000) yang diselenggarakan Bagian Tata Pemerintahan Setda, sistem informasi perizinan (Siperi) Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT), dan elektronik legal drafting (Elegan) oleh Bagian Hukum Setda.

Atas penghargaan Inagara itu menempatkan Kebumen sebagai kabupaten/kota nomor dua di Indonesia setelah Kabupaten Vak-vak, Propinsi Papua Barat dengan jumlah inovasi publik sebanyak 188 buah.

Adapun Kabupaten Vak-vak mencapai 200 buah. Di Jawa Tengah, Kebumen yang satu-satunya memiliki inovasi terbanyak pun berhasil meraih penghargaan Inovik Award.

Dan penghargaan tersebut melengkapi perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan daerah. (K5-32)

sumber : suaramerdeka.com
http://kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/4438

Serahkan SK Penegrian, Ini Pesan Bupati untuk Para PNS Kebumen

KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Kebumen diminta bekerja sepenuh hati. Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kebumen HM Yahya Fuad, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PNS dan pengambilan sumpah PNS di Pendopo Bupati, Rabu (1/6/2016).

Sebagai PNS, kata Yahya Fuad, bekerja tidak hanya karena ukuran gaji yang diterimanya. Tetapi, bekerjalah dengan sepenuh hati, hati-hati dan jangann sesuka hati. “PNS memiliki tanggungjawab besar dalam mengemban amanah. Dalam bekerja harus diniati ibadah. Kita manfaatkan kekuasaan yang kita miliki ini untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya, dihadapan para PNS baru.

Kepala para PNS baru, bupati berpesan, agar tidak mengkhianati amanat yang dipikulnya. “Dengan diambil sumpah berarti telah mengikatkan diri kepada negara, demi kesejahtetaan rakyat. Jangan khianati amanat ini,” tandasnya.

Sementara itu, sebanyak 195 orang menerima surat pengangkatan sebagai PNS. Jumlah tersebut berkurang dua orang karena dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Seharusnya sebanyak 197 menerima SK pengangkatan, namun dua orang belum memenuhi syarat karena belum mengikuti diklat prajabatan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kebumen, Supriyandono, usai acara penyerahan SK.

Supriyandono menjelaskan, terdapat 196 orang menerima SK pengangkatan sebagai PNS. Yaitu 163 orang PNS dari formasi honorer kategori II. Meliputi, 115 formasi guru, 24 formasi tenaga kesehatan dan 24 teknis administrasi lainnya.

Selanjutnya, 30 PNS dari pelamar umum formasi tahun anggaran 2014, dengan rincian 22 tenaga kesehatan dan 8 administrasi lainnya. Serta dua PNS dari formasi khusus tenaga dokter spesialis tahun formasi 2014 dan satu PNS dari honorer Kategori I.

PNS termuda yang baru dilantik atas nama Bhella Anatheiasandriyani, perekam medis RSUD Kebumen yang masih berusia 22 tahun. Sedangkan PNS tertua, Sudi Purwanto, tenaga teknis di Kelurahan Karanganyar, yang telah menginjak usia 55 tahun 8 bulan.(ori)

http://www.kebumenekspres.com/2016/06/serahkan-sk-ini-pesan-bupati-untuk-para.html